22 Nov
Area Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
Area Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di SETC merupakan upaya dalam mempromosikan kesehatan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Di sini, berbagai jenis tanaman obat keluarga ditanam dengan baik, menciptakan lingkungan yang beragam dan bernilai edukatif. Area ini tidak hanya menjadi sumber bahan baku untuk produk-produk herbal, tetapi juga tempat untuk belajar bagi para peserta pelatihan tentang cara budidaya hingga pengolahan tanaman obat keluarga secara optimal, menjadikannya aset berharga dalam pembangunan komunitas dan pemajuan kewirausahaan lokal. TANAMAN OBAT KELUARGA Bunga telang Lidah buaya Kemuning Sirih merah Sirih hijau Sirih hitam Basil Melati Prasman Lavender Thyme Pegagan Rosemary Taragon Peppermint Chocolate mint Sambang colok Ceraka merah
22 Nov
Area Tanaman Tahunan
Area Tanaman Tahunan di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) adalah tempat di mana berbagai jenis tanaman tahunan tumbuh subur dan memberikan manfaat ekonomi serta bersifat edukatif. SETC mengutamakan teknik pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam mengelola area ini, mencakup penggunaan pupuk organik dan teknik irigasi yang efisien. Selain sebagai sumber bahan baku untuk produk agribisnis dan hias, area ini juga menjadi lokasi pelatihan dan pendidikan bagi para peserta untuk memahami siklus tanaman tahunan, manajemen kebun yang efektif, serta penerapan inovasi dalam pertanian. Dengan demikian, SETC tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal melalui pertanian berkelanjutan, tetapi juga menjadi pusat edukasi tentang pentingnya keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam. Tanaman Tahunan yang saat ini ditanam antara lain: Jeruk Lemon Kayu Putih Varietas  : lemon tea dan lemon cui Luas lahan  : 80,4 m2 Jarak tanam  : 2,5 x 3 m Tanggal tanam  : 20 September 2023 Perkiraan tanggal panen : Tanaman umur 1,5 tahun Perkiraan produksi  : 2 kg/pohon Input teknologi/inovasi : - Varietas  : Melaleuca cajuputi Luas lahan  : 80,4 m2 Jarak tanam  : 2,25 x 3 m Tanggal tanam  : 21 September 2023 Perkiraan tanggal panen : Tanaman umur 1,5 tahun Perkiraan produksi  : 1,5 kg/pohon usia 1,5 tahun Input teknologi/inovasi : - Kelengkeng Kopi Varietas  : New Kristal dan Kateki Luas lahan  : 592 m2 Jarak tanam  : 4,5 x 6 m dan 4,5 x 9 m Tanggal tanam  : 20 September 2023 Perkiraan tanggal panen : Tanaman umur 1,5 tahun Perkiraan produksi  : 25- 30 kg/pohon Input teknologi/inovasi : Pengaturan buah melalui hormon Varietas  : Excelso Luas lahan  : 416 m2 Jarak tanam  : 4,5 x 6 m dan 4,5 x 9 m Tanggal tanam  : 20 September 2023 Perkiraan tanggal panen : Tanaman umur 2 – 3,5 tahun Perkiraan produksi  : 1,2 ton/hektar Input teknologi/inovasi : Budidaya sistem runduk
22 Nov
Area Tanaman Sorgum
Tanaman sorgum merupakan salah satu tanaman pangan, sumber karbohidrat. Sorgum dapat digunakan sebagai sumber bahan pangan ataupun pakan. Area Tanaman Sorgum di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) adalah bagian dari upaya untuk mendiversifikasi pertanian dan memperluas opsi pangan lokal. Sorgum, sebagai tanaman pangan yang kaya karbohidrat dan serat, ditanam dengan sistematis dan terencana di area ini. Dengan mengembangkan area tanaman sorgum, SETC tidak hanya mendukung keamanan pangan lokal tetapi juga memberikan alternatif bagi petani dan pelaku usaha untuk diversifikasi produk mereka. Melalui penelitian dan pelatihan yang terfokus, SETC juga berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan tanaman sorgum secara efisien dan berkelanjutan, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal. Tanaman sorgum yang saat ini ditanam adalah: Varietas  : Bioguma 3 Luas lahan  : 875,3 m2 Jarak tanam  : 0,4 X 0,7 m Tanggal tanam  : 12 September 2023 Perkiraan tanggal panen  : 1 Desember 2023 Perkiraan produksi  : 2,7 ton/ hektar *Input teknologi yang digunakan adalah pengairan menggunakan drip tetes
22 Nov
Area Hortikultura Buah
Area Hortikultura Buah di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) merupakan bentuk pengembangan potensi agribisnis dan kemandirian ekonomi lokal. Di sini, berbagai jenis tanaman hortikultura buah ditanam mengikuti praktik pertanian modern untuk memastikan hasil yang optimal. Area ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat produksi buah-buahan, tetapi juga sebagai lahan demplot bagi para peserta pelatihan dan pengusaha UMKM untuk mempelajari teknik-teknik terbaru dalam bercocok tanam dan manajemen kebun yang efisien. Dengan demikian, area hortikultura buah ini menjadi pendorong utama dalam pendidikan, inovasi, dan pengembangan potensi agribisnis di SETC. Hortikultura Buah yang saat ini ditanam di SETC antara lain:   LABU MADUVarietas  : Labu Madu F1Luas lahan  : 288 m2Jarak tanam  : 3 x 3 mTanggal tanam  : 4 September 2023Perkiraan tanggal panen  : 26 Desember 2023Perkiraan produksi  : 15.000 kg/hektar   MELONVarietas  : New Madesta F1Luas lahan  : 288 m2Jarak tanam  : 0,5 x 0,8 mTanggal tanam  : 26 September 2023Perkiraan tanggal panen  : 25 Desember 2023Perkiraan produksi  : 50 ton/hektar   BUAH NAGAVarietas  : Buah Naga PutihLuas lahan  : 270 m2Jarak tanam  : 3 x 3 mTanggal tanam  : 1 Maret 2007Perkiraan tanggal panen  : Bulan Agustus - OktoberPerkiraan produksi  : 7.190 kg/hektar
22 Nov
Area Sawah
Tanaman padi masih merupakan tanaman utama di Indonesia mengingat makanan pokok sebagian besar masyarakat berupa beras. Lahan demplot SETC digunakan sebagai lahan uji terap teknologi atau inovasi pada pertanian. Area Sawah di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) adalah representasi dalam mendukung pertanian padi sebagai salah satu sumber pangan utama di Indonesia. Di sini, lahan sawah yang luas ditanami dengan padi secara tradisional. Tanaman padi yang saat ini ditanam antara lain: Varietas IPB 10G IPB 3S IPB 11S Luas tanam 391,9 m2 666,7 m2 658,3 m2 Tanggal tanam 18 Okt 2023 04 Nov 2023 04 Nov 2023 Perkiraan panen 09 Feb 2024 21 Feb 2024 21 Feb 2024 Perkiraan produksi 5,5 ton/ha 7 ton/hektar - Sistem tanam Tradisional Tradisional Tradisional
22 Nov
Area Hortikultura Sayur
Area Hortikultura Sayur di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) merupakan pusat kegiatan pertanian sayuran yang beragam dan berkelanjutan. Di sini, berbagai jenis tanaman sayuran ditanam dengan sistem rotasi tanaman yang efisien untuk memaksimalkan hasil panen dan menjaga keseimbangan ekosistem. Area ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber bahan baku segar untuk konsumsi lokal dan pelatihan kuliner, tetapi juga sebagai demplot bagi pelaku peserta pelatihan untuk belajar praktik pertanian modern dan pengelolaan tanaman yang berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, SETC tidak hanya berperan dalam mendukung kemandirian pangan lokal, tetapi juga dalam mendukung edukasi tentang pertanian berkelanjutan dan pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam praktik agribisnis. KEMBANG KOL BROKOLI Varietas  : Larissa F1 Luas lahan  : 126 m2 Jarak tanam  : 0,5 x 0,5 m Tanggal tanam  : - Perkiraan tanggal panen  : 50 – 60 HST Perkiraan produksi  : 24 ton/hektar Varietas  : Brokoli F1 Luas lahan  : 126 m2 Jarak tanam  : 0,5 x 0,5 m Tanggal tanam  : - Perkiraan tanggal panen  : 70 HST Perkiraan produksi  : 7.320 kg/hektar SELADA BOKOR KUBIS Varietas  : General 1306 Luas lahan  : 126 m2 Jarak tanam  : 0,5 x 0,5 m Tanggal tanam  : - Perkiraan tanggal panen  : 75 HST Perkiraan produksi  : 20 ton/hektar Varietas  : Grand 11 Luas lahan  : 126 m2 Jarak tanam  : 0,5 x 0,5 m Tanggal tanam  : - Perkiraan tanggal panen  : 70-80 HST Perkiraan produksi  : 21 ton/hektar
21 Nov
Pemanfaatan Lahan Sempit
Area Pemanfaatan Lahan Sempit seperti vertikultur di Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) menunjukkan inovasi dalam memanfaatkan ruang terbatas untuk pertanian produktif dan berkelanjutan. Di area ini, berbagai teknik pertanian vertikal seperti menanam sayurandan buah digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan secara efisien. Dengan sistem yang digunakan, SETC tidak hanya mampu menghasilkan hasil panen yang maksimal dari lahan yang terbatas, tetapi juga mendemonstrasikan kepada peserta pelatihan tentang cara-cara baru untuk mengembangkan usaha pertanian mereka dengan cara yang berkelanjutan dan menguntungkan. Area ini tidak hanya berfungsi sebagai contoh praktis bagi para peserta pelatihan, tetapi juga sebagai demplot untuk inovasi dalam pertanian perkotaan dan pengelolaan lahan sempit yang ramah lingkungan. Pemanfaatan yang saat ini dilakukan SETC antara lain: VertikulturVertikultur adalah budidaya tanaman secara bertingkat untuk memanfaatkan lahan.Jenis tanaman yang dapat ditanam secara vertikultur:1. Sayuran daun (bayam, kangkong, sawi, selada, dll)2. Sayuran buah (tomat dan cabai) Hidroponik Hidroponik adalah budidaya tanaman yang tidak memerlukan tanah sebagai media tanam, sehingga nutrisi tanaman diperoleh melalui air. Jenis tanaman yang dapat ditanam secara hidroponik:1. Sayuran daun (bayam, kangkung, sawi, selada, dll)2. Sayuran buah (tomat dan cabai) Tabulampot Tabulampot adalah budidaya tanaman buah dalam pot guna memaksimalkan lahan, efisien media tanam dan pupuk, serta mempermudah perawatan. Jenis tanaman tambulampot:1. Jeruk siam2. Alpukat3. Mangga